Minggu, 29 April 2012

Makalah Kebudayaan

BAB I
PENDAHULUAN


Dalam mempelajari masyarakat , tidak dapat mengesampingkan masalah tentang kebudayaan , oleh karena masyarakat dan kebudayaan dalam kehidupan yang nyata tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan yang lain.

Sebagai kita ketahui bahwa masayrakat merupakan orangorang yang hidup bersama menghasilkan kebudayaan .Sebenarnya masalah kebudayaan ini secara khusus dan lebih teliti dipelajari oleh antropologi budaya.Akan tetapi walaupun demikian , seseorang yang memperdalam pengertiannya terhadap sosiologi dan karena itu memusatkan perhatiannya terhadap masyarakat , makam tidak dapat mengesampingkan kebudayaan begitu saja , oleh karena di dalam kehidupan yang nyata keduanya merupakan hal yang tidak dapat dipisahpisahkan atau merupakan dwi tunggal.

Makalah ini berisi tentang apa yang dimaksud kebudayaan , unsur beserta kegunaan kebudayaan. Makalah ini bertujuan supaya kita dapat mengerti tentang kbudayaan dan bagaimana cara melestarikan kebudayaan tersebuut supaya kebudayaan itu tidak punah termakan oleh zaman.


BAB II
KEBUDAYAAN

A.    PENGERTIAN KEBUDAYAAN.

Dalam pengertian seharihari , kebudayaan sering kali diartikan sama dengan kesenian .

Menurut kata asal , kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yang berarti budi atau akal . Jadi dari istilah tersebut , kebudayaan berarti segala yang bersangkutan dengan budi atau akal. Dalam pengertian seharihari , kebudayaan sering kali diartikan sama dengan kesenian .

Kebudayaan bagi masyarakat yang satu tidak sama dengan masyarakat yang lain.Kadangkadang pada suatu masyarakat tertentu kelebihan maku daripada masyarakat yang lainnya. Dalam hubungan diatas ., maka kebudayaan yang lebih sempurna di dalam perkembangannya untuk memenuhi segala keperluan masyarakat maka sering diberi nama “ peradapan “. Kebudayaan memiliki pengertian yang beraneka ragam.
Ada beberapa pendapat sarjana mengenai pengertian kebudayaan , diantaranya
1. E.B. Taylor.
Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan , kepercayaan , kesenian , moral , hukum , adaptistiadat dan lainlain kemampuan serta kebiasaankebiasaan yang didapat oleh manusia  sebagai anggota masyarakat.
2. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi.
Kebudayaan adalah semua hasil karya , rasa dan cipta masyarakat.

Budaya merupakan daya di dalam mahkluk hidup yang tidak hanya bertujuan kesejahteraan raga dan jenis saja dan hanya dimiliki oleh manusia saja. Budaya. menurut konsepsi yang lazim , budaya adalah jiwa manusia yang mengunsurkan 3 macam yaitu cipta , karya dan rasa.


B.     UNSUR KEBUDAYAAN.

Berikut ini iutarakan pendapat beberapa sarjana yang mengadakan pembagian kebudayaan kedalam unsur-unsurnya.
1. Menurut C. Kluckhohn , unsure kbudayaan adalah :
a.       Peralatan dan perlengkapan hidup manusia.
b.      Mata pencaharian hidup dan sistimsitim ekonomi.
c.       System kemasyarakatan.
d.      Bahasa.
e.       Kesenian.
f.       Sistem pengetahuan.
g.      Religi.

2. Menurut M.J herkovits.
Unsurunsur kebudayaan :
a.       Alatalat tehnologi.
b.      Sistim ekonomi.
c.       Sistim keluarga.
d.      Kekuasaan politik.

3. Menurut B. Malinovski
Unsurunsur kebudayaan :
a. Sistem normanorma yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk mnguasai lingkungan
b. Organisasi ekonomi.
c. Alat- alat dan lembagalembaga atau petugaspetigas pendidikan.
d. Organisasi kekuatan.

Dalam ilmu pengetahuan unsurunsur kebudayaan yang berifat pokok sering disebut Cultural Universal.Menurut Ralp Linton masih dapat dibagi lagi menjadi unsurunsur yang lebih keil dari cultural universal disebut cultural activity.

C.    SIFAT HAKEKAT KEBUDAYAAN.

Sifat dan hakekat daripada kebudayaan slalu sama dan bersifat umum itu ialah :
1. Kebudayaan berwujud dan tersalurkan dari perilaku manusia.
2. Kebudayaan telah ada terlebih dahulu daripada lahirnya suatu generasi tertentu.
3.Keadaan diperlukan oleh manusia dan diwujudkan dalam tingkah laku.
4.kebudayaan mencakup aturan- aturan yang berisikan kewajibankewajiban , tindakantindakan yang diterima dan yang diolak , tindakantindakan yang dilarang dan diijinkan.
 
D.    KEGUNAAN KEBUDAYAAN.

Kebudayaan yang dihasilkan manusia yang berupa kebudayaan kebendaan maupun kebudayaan kerokhanian semuanya sangat berguna bagi kehidupan manusia sebagai mahkluk individu dan sebagai mahkluk social.Semuanya itu diperlukan untuk dapat melindungi dirinya sendiri terhadap pengaruh lingkungan alam dan untuk mengatur hubungan antar sesame manusia serta pula sebagai wadah dari segenap perasaannya.Kebudayaan yang berupa berbagai ilmu pengetahuan , kaedahkaedah pedoman hidup , nilainilai dan kesenian ,sangat penting bagi manusia di dalam melaksanakan hidup bermasyarakat.

Dalam masyarakat dengan taraf kebudayaan yang sudah maju , peranan teknologi atau kebudayaan kebendaan mepunyai arti yang sangat penting.Dari istilahnya sendiri , teknologi dapat diberi pengertian sebagai totalitweit daripada segala kebutuhan hidupnya.

Apabila dengan teknologi atau kebudayaan keadaan manusia sudah dapat mempertahankan diri dengan alam sekitar , maka akan timbul pula keinginan untuk memenuhio kebutuhan untuk mengatur hubungan antar sesama manusia.


BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN

Kebudayaan kebendaan diperlukan manusia terutama untuk dapat melindungi dirinya terhadap pengaruh lingkungan alam.Sedangkan kebudayaan kerokhanian yang berupa berbagai ilmu pengetauan , kaedahkaedah pedoman hidup , nilainilai dan kesenian sangat penting bagi manusia di dalam melaksanakan hidup bermasyarakat.

Dalam masyarakat dengan taraf kebudayaan yang masih sangat rendah , tindakan-tindakan manusia dalam melindungi dirinya terhadap pengaruh alam sekitar lebih banyak bersikap menyerah dan semata- mata hanya dapat melakukan tindakan yang sangat terbatas .Sedangkan dalam masyarakat denagn taraf kebudayaan yang sangat maju maka peranan teknologi sangat penting dan menentukan di dalam melindungi diri manusia atau untuk dapat menyesuaikan diri / mengadaptasikan diri pada daerah lingkungannya.