Sabtu, 09 Juni 2012

Pengertian Komunikasi Bisnis



Revolusi Komunikasi Bisnis
Tahukah Anda pengertian komunikasi bisnis? Revolusi bisnis atau tepatnya komunikasi bisnis berkembang pesat, bahkan cenderung ke arah yang sulit ditebak. Siapa yang menyangka Amerika dan Eropa (kecuali Jerman) yang ekonominya menjadi kiblat dunia, mengalami goncangan. Arah baru ekonomi dunia sedang berpihak ke Cina, India, dan negara-negara Asia lainnya.
Mengapa demikian? Karena Negara-negara cenderung adaptif dan kreatif dalam membaca dan menemukan ceruk pasar konsumtif. Kita tidak sedang membahas ekonomi dunia, tetapi sedikit banyak mempengaruhi pola iklim terciptanya komunikasi bisnis yang mutakhir.

Apa Itu Komunikasi Bisnis?
Komunikasi bisnis adalah komunikasi yang berlangsung dalam kerangka bisnis (negosiasi), pemasaran (trading atau perniagaan), lobi, iklan, dan semua hal yang menyangkut ekonomi-kapital. Ingat, dalam bisnis, etika tetap diperlukan. Namun, bagi sebagian orang menganggap dalam bisnis tidak ada etika, yang penting untung, modal bertambah, dan penghasilan meningkat.

Bisnis Komunikasi Mencakup
  • Pemasaran.
  • Branding.
  • Relationships (hubungan pelanggan).
  • Perilaku konsumen.
  • Periklanan.
  • PR.
  • Komunitas.
  • Riset & pengukuran.
  • Manajemen reputasi.
  • Komunikasi interpersonal.
  • Keterlibatan karyawan.
  • Database online (teknologi informasi dan komunikasi).
  • Manajemen event.
  • Orientasi produk, layanan, organisasi, dan customer care.
Saluran Komunikasi Bisnis
  • Internet.
  • Radio.
  • Televisi.
  • Media cetak.
  • Word of mouth.
 Metode Komunikasi Bisnis Modern
  • Berbasis web guna meningkatkan komunikasi lebih baik, kapan saja dan di mana saja tanpa hambatan ruang dan waktu tanpa harus bertatap muka.
  • Konferensi video online memungkinkan setiap orang mengadakan pertemuan interaktif, bahkan dengan atau melalui segenggam ponsel semisal Android.
  • Email, melakukan penawaran tertulis via email.
 Tipe Transaksi Komunikasi Bisnis Model Baru
  • Bussiness to Bussiness (B2B).
  • Bussiness to Customer (B2C).
Kendatipun komunikasi bisnis ditujukan untuk memperoleh keuntungan, apabila cara-cara kita (komunikator) salah menafsirkan isi komunikasi (mitra bisnis), boleh dipastikan tujuan tidak akan tercapai. Tidak heran terkadang sebelum komunikasi bisnis (negosiasi) dimulai, diadakan jamuan makan. Gunanya apa? Supaya saling mengenal antara rekan (partner) bisnis.
Cara kita tampil berbicara dalam komunikasi bisnis, komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal, penting diperhatikan. Sebab, komunikasi bisnis digunakan membangun kemitraan untuk mempromosikan ide, produk, layanan. Itu semua untuk menciptakan nilai bagi bisnis Anda. Terserah apapun bisnis yang sedang Anda mulai, Anda jalankan, dan Anda kembangkan.
Satu hal lagi, dalam bisnis, kepercayaan dan kejujuran adalah mutlak diperlukan. Anda boleh cerdik, Anda boleh terkesan “menipu” konsumen dengan iklan-iklan semenarik mungkin. Akan tetapi, Anda tidak boleh berdusta. Kalau Anda takut ditipu, tidak usah berbisnis. Anda tidak akan menjadi apa-apa.
Orang sukses adalah orang yang menempuh risiko daripada harus kehilangan peluang. Komunikasi bisnis dipelajari untuk memahami bagaimana komunikasi bisa mencapai pengertian yang sesuai bagi kebutuhan bisnis Anda.